6 Langkah Merencanakan Gaya Hidup Sehat Bukan Body-goal


Dalam menjalankan kesibukan sehari-hari yang sangat padat, pernahkah terbesit dalam benak soal bentuk tubuh kita? Jawaban untuk hampir setiap orang adalah “pernah”. Pernahkah bentuk tubuh kita mendapatkan respon dari orang lain di sekitar kita? Atau bahkan kita membicarakan bentuk tubuh kita sendiri kepada kerabat atau teman? Mungkin hal tersebut kerap terjadi pada sebangian besar masyarakat karena tidak bisa dipungkiri bahwa raga merupakan cerminan dari kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari dan raga yang kita miliki tidak bisa lepas dari pandangan orang lain. 
 
Segala kesibukan yang digeluti membuat sebagian orang lupa untuk menjaga kesehatan terlebih untuk merencanakan healthy living. Sehingga dewasa ini kerap muncul komunitas-komunitas baru untuk mendukung dan mengingatkan seberapa pentingnya gaya hidup sehat seperti Indorunners (komunitas pelari), Indobarian (Street Wrokout), dan sebagainya.  Gaya hidup sehat ini sedang diperjuangkan oleh milyaran orang di dunia karena sebagian orang berangapan bahwa didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Hal tersebut dikait-kaitkan dengan ketahanan hidup lebih lama dan kualitas hidup yang lebih menyenangkan. Tentunya akan terasa jauh lebih optimal ketika dijalankan bersama dengan siraman agama dan menyegarkan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang sehat.


Kebanyakan dari masyarakat berfikir untuk memiliki tubuh yang ideal atau bahkan tubuh idaman tanpa mau berolah raga maksimal sesuai dengan harapannya. Mereka lebih memilih mengonsumsi berbagai asupan yang dipercaya dapat menurunkan atau menaikkan berat badan secara instan tanpa mempertimbangkan bahayanya bagi tubuh. Hal itu bagaikan menyebrangi sungai yang lebar dan berarus deras tanpa berfikir untuk membangun sebuah jembatan yang jauh lebih mempermudah. Mengonsumsi ramuan-ramuan tersebut dapat dimisalkan dengan menyebrangi sungai yang berbahaya dengan menggunakan perahu. Sewaktu-waktu apabila salah mengarahkan perahunya maka hal buruk yang mungkin terjadi adalah perahu terguling dan hanyut. Berolah raga memang susah untuk memulainya, sama halnya dengan membangun sebuah jembatan di atas aliran sungai yang deras. Namun apabila jembatan sudah terbangun dengan kokoh, maka kita akan dengan mudah untuk mengatur perjalanan menyeberangi jembatan itu kapanpun tanpa gangguan derasnya aliran air sungai. Diperlukan startegi dan rencana yang tepat guna untuk mendukung perjalanan menuju tujuan (healthy body). Dalam pembangunan metabolisme yang lebih baik dengan berolah raga maka tubuh akan dapat kita kenali dan pelajari sehingga pada akhirnya dengan mudah kita dapat menentukan dan mengotak-atik berat badan yang kita inginkan hanya dengan berolah raga dan mengonsumsi makanan sehat.

Berikut ini adalah ulasan mengenai hal-hal yang perlu dilakukan dalam memperoleh hidup sehat:

1.      Kenali Diri (Knowing Yourself)
Kenali diri kita sendiri sebelum kita memutuskan program gaya hidup sehat apa yang sesuai untuk diaplikasikan terhadap tubuh kita. Misalnya dua orang dengan tinggi badan 170 cm dimana orang pertama memiliki berat badan 70kg dan orang kedua meiliki berat bada 90kg, maka jenis program hidup sehat yang perlu diterapkan pastinya tidak bisa disamakan. Lalu kenali kekurangan dan kelebihan yang ada dalam kesehatan diri. Apabila memiliki keterbatasan tertentu maka memutuskan untuk tidak berolah raga pastinya bukanlah pilihan yang direkomendasikan. Tetaplah menjalankan program hidup sehat jika anda peduli dengan keberlangsungan hidup anda dan lakukan usaha-usaha yang sesuai dengan diri sendiri yang telah anda ketahui.

2.      Tentukan Alasan untuk Hidup Sehat (Defining Reasons for Healthy Living)
Sebelum memutuskan untuk melakukan sesuatu, di dalam benak tentunya kita mencari-cari alasan mengapa kita perlu melakukan hal tersebut dan apa manfaatnya bagi diri dan lingkungan sekitar kita. Begitu juga dalam memutuskan untuk memulai hidup sehat, setiap orang dapat dipastikan memiliki beribu alasan untuk memulainya namun untuk sebagian orang alasan untuk menunda-nunda hal tersebut bisa mencapai ratusan ribu. Bagi kalian yang peduli dengan kesehatan diri sendiri dan lingkungan sekitar maka mulailah menulis alasan mengapa hidup sehat itu penting. Misalnya, “saya ingin hidup sehat karena tekanan darah saya tinggi, saya berpotensi diabetes, berat badan saya tidak ideal”, atau mungkin “saya ingin memiliki tubuh seperti binaragawan”. Apapun alasan yang akan anda buat akan menstimulus pemikiran anda bahwa dengan melakukan program hidup sehat secara teratur dan disiplin maka alasan-alasan yang telah ditulis tadi bisa jadi akan berubah menjadi mimpi-mimpi yang tercapai. Sehingga menentukan alasan yang ideal itu penting.

3.      Rencanakan Gaya Hidup Sehat (Planning the Healthy Living Program)
Setelah mengenail diri dan menemukan alasan yang tepat untuk memulai gaya hidup sehat maka langkah berikutnya adalah mulai merencanakan program. Rencanakan terlebih dahulu kiranya program apa yang akan dijadikan rutinitas anda untuk menjalankan gaya hidup sehat. Tuliskan dengan jelas apa yang anda rencanakan! Dengan menuliskan rencana anda, maka rasa tanggung jawab anda akan jauh lebih besar dibanding dengan tidak menuliskannya. Silahkan coba! Misalnya “saya akan jogging seminggu tiga kali (hari apa dan pukul berapa?), saya akan menentukan hari kamis dan minggu adalah harinya minum jus buah (lebih baik dipastikan jadwal harinya agar tidak dilupakan karena hal sepele cenderung diabaikan apalagi saat sedang sibuk)”. Alasan mengapa merencanakan ini semua adalah untuk tidak mengabaikan hal sekecil apapun dalam program gaya hidup sehat anda dan membuat anda tetap rutin melakukannya. Seringlah membaca artikel atau buku yang dapat menambah wawasan anda mengenai healthy living atau mulailah obrolan dengan orang-orang disekitar anda mengenai hal ini karena dengan bertukar pikiran maka wawasan juga akan bertambah.

4.      Tetapkan Tujuan (Setting Up the Goals)
Tentukan tujuan yang ingin anda raih dalam menjalankan program gaya hidup sehat anda. Ketika anda memiliki tujuan yang jelas maka akan semakin jelas proses yang anda kerjakan. Apabila proses yang sedang anda kerjakan sudah terasa jelas maka segala kemungkinan buruk akan dapat anda hindari. Contoh paling sederhananya adalah “saya bertujuan untuk memiliki tubuh yang ideal.” Dengan mengenali tujuan anda maka anda akan tahu hal apa saja yeng perlu anda lakukan untuk mewujudkan hal tersebut. Contohnya “Saya harus rutin pergi ke gym untuk membentuk tubuh ideal, dan saya harus mengosnumsi protein yang lebih dibandingkan dengan orang yang tidak pergi ke gym. Dengan begitu anda tidak akan hilang arah untuk menjalankan program yang telah anda rencanakan. 


5.      Laksanakan Rencana (Making it Work)

Image source : http://running.competitor.com
Setelah mengenali diri dan merancang seluruh progam gaya hidup sehat anda beserta dengan menemukan segala alasan yang mendukung untuk memulinya, maka hal yang inti adalah jalankan program yang anda rancang sendiri. Di awal saya menyarankan untuk membuat dan merancang program anda sendiri (bukan sekedar menjiplak program yang dijalankan orang lain) karena ketika anda merancang dengan baik program yang sesuai dengan kemampuan fisik dan tubuh anda maka secara tidak langsung anda dituntut untuk mengetahui kondisi fisik diri sendiri yang sesungguhnya. Hal tersebut anehnya jarang sekali dipikirkan oleh sebagian orang, padahal mereka telah bertahun-tahun hidup dengan raga mereka sendiri.
Kabar baiknya, ketika menjalankan program yang dirancang sesuai dengan kemampuan diri maka untuk menjalankannya seharusnya tidak terasa berat karena program tersebut telah disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing individu. Kerjakan semua sesuai jadwal, mulai dari kegiatan berolah raga hingga persoalan asupan gizi. Fokuslah pada proses dan progres yang anda buat! (bukan hanya pada hasil).

6.      Jangan Berhenti (Being Persistant)
Hal yang paling penting dari yang terpenting adalah menjaga ketahanan anda dalam menjalankan program hidup sehat yang anda buat. Di luar sana banyak sekali orang-orang yang menggebu-gebu di awal, namun berhenti melanjutkan program sehatnya hanya dalam hitungan bulan, minggu, atau bahkan hari. Tentunya hal tersebut sangat disayangkan karena anda sudah berada dalam jalur yang tepat dan beruntung sudah sempat memikirkan dan menjalankannya. Namun karena kurang diimbangi dengan rasa tanggung jawab terhadap program tersebut maka harus membatalkannya dan kembalik ke nol. Paksa diri anda untuk tetap pada jalur yang sudah benar. Ingatkan diri secara rutin mengapa anda memulainya. Hipnotislah diri sendiri dengan menuliskan semua rencana atau jadwal program anda dan ciptakan suatu tantangan yang kiranya akan memberikan hasil mengejutkan bagi anda secara berkala agar anda tidak mudah bosan. Contohnya “saya berhasil menurunkan 6 kg dalam waktu 3 minggu”, atau “saya berhasil menyelesaikan lari 9 km dalam 1 jam” dan lain-lain. Rasakan setiap proses yang anda alami hingga berhasil menjadikan gaya hidup sehat ini sebagai kebutuhan anda sehari-hari. 

Sekian ulasan mengenai perencanaan program gaya hidup sehat. Ketika anda telah menjalankannya dengan rutin dan maksimal maka bentuk tubuh ideal akan datang dengan sendirinya tanpa perlu anda pikir berat. Harapan saya tulisan ini dapat memberi wawasan bagi rekan-rekan yang membutuhkannya. Terima kasih telah mampir dan membaca.
Ketika anda mengerjakan sesuatu yang telah anda rencanakan dengan jelas, maka kemungkinan untuk berhenti karena hilang arah semakin kecil. Karena orang-orang dengan rencana yang matang tidak akan menyepelehkan diri sendiri .” 

Image source : http://thechart.blogs.cnn.com/

1 comment :

  1. Malawi ijin share utk bahan bimbingan klasikal bidang bimbingan pribadi ya. Trmksh

    ReplyDelete

First Launched Article

Kelahiran dari Kebaruan

"Sama halnya dengan bayi-bayi yang membutuhkan orang tua mereka untuk menuntun tumbuh kembangnya, para penulis membutuhkan pembaca u...

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes